Lebih lanjut Kapolres Probolinggo menjelaskan banjir rob sering terjadi di wilayah pesisir Probolinggo. Hal ini dikarenakan kondisi air laut yang mengalami kenaikan pada saat pertengahan bulan (purnama) dan debit air sungai yang cukup besar mengalir ke laut sehingga air meluap.
Ia pun juga menghimbau agar masyarakat tidak panik dan tetap waspada saat banjir rob kembali melanda wilayahnya.
“Pertama selamatkan diri sendiri dan anggota keluarga terlebih dahulu apabila terjadi banjir rob dengan intensitas ketinggian air yang cukup tinggi. Selanjutnya mengamankan barang berharga terutama menjauhkan barang yang memiliki aliran listrik dari air,” pungkas Kapolres Probolinggo. (**19/Moki)











