Pemerintah Daerah dan Paguyuban CFD Situbondo Bersatu Bantu Ibu Sukak Korban Kebakaran

by -22 Views
Wartawan: Kadari
Editor: Herry W. Sulaksono


Situbondo, seblang.com – Kebahagiaan dan rasa syukur kembali menyelimuti Ibu Sukak (50), seorang janda lansia warga Karang Asem, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo. Setelah tertimpa musibah kebakaran hebat yang melahap dapur rumahnya pekan lalu, pedagang Car Free Day (CFD) Situbondo ini menerima kunjungan dan bantuan langsung dari Wakil Bupati Situbondo, Ulfiayah, bersama Paguyuban CFD Situbondo pada Senin (1/12/2025).

Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Situbondo serta solidaritas sesama pedagang untuk meringankan beban Ibu Sukak agar bisa segera bangkit dari musibah.


Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Wakil Bupati Ulfiayah, yang hadir mewakili Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menyerahkan santunan uang tunai sebesar Rp5.000.000. Bantuan ini dialokasikan untuk membantu perbaikan rumah Ibu Sukak yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.

Sementara itu, Paguyuban CFD Situbondo tidak hanya memberikan bantuan uang tunai yang telah disalurkan sebelumnya, tetapi juga menyerahkan peralatan rumah tangga dan material bangunan yang ikut terbakar, seperti asbes, pintu rumah, mesin cuci, dan barang lain yang dibutuhkan.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiayah, menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang dialami salah satu warganya.

“Kami mewakili Pemerintah Daerah dan bersama Paguyuban CFD yang solid ini melakukan aksi peduli. Minggu kemarin Ibu Sukak mengalami kebakaran, dan hari ini Pemda hadir bersama teman-teman CFD memberikan sedikit santunan. Semoga bantuan ini dapat mempercepat proses perbaikan rumah beliau,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua CFD Situbondo, Mike, mengungkapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati atas kepedulian yang diberikan.

“Sebelumnya kami sudah memberikan sedikit santunan, namun hari ini kami galang donasi dari seluruh anggota CFD Situbondo. Alhamdulillah, hasil donasi kami belikan barang-barang kebutuhan Ibu Sukak, seperti mesin cuci, asbes, dan pintu. Ini bentuk solidaritas kami sesama pedagang. Semoga bermanfaat dan Ibu Sukak bisa kembali berjualan seperti biasa,” ucap Mike.

Musibah kebakaran yang menimpa Ibu Sukak terjadi pada Minggu pagi, 23 November 2025. Kebakaran yang melanda kediamannya di Karang Asem tersebut diduga dipicu oleh kelalaian korban yang lupa mematikan kompor.

Api mulai terlihat sekitar pukul 06.30 WIB dari dapur rumah saat Ibu Sukak sudah berada di lokasi CFD untuk berdagang. Diduga api berasal dari kompor yang masih menyala digunakan untuk memasak santan sebagai bahan dagangan. Karena terburu-buru, korban lupa memastikan kompor benar-benar padam.

Api cepat menjalar dan menyebabkan kerugian material hingga puluhan juta rupiah, termasuk kerusakan struktur bangunan serta peralatan dapur dan dagangan.

Menerima kunjungan dan bantuan langsung dari Wakil Bupati Ulfiayah dan Paguyuban CFD, Ibu Sukak tidak dapat menyembunyikan rasa harunya.

“Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua yang peduli. Saya sangat terharu setelah didatangi langsung oleh Wakil Bupati Situbondo dan seluruh Paguyuban CFD. Terima kasih atas bantuan uang tunai Rp5 juta dari Pemda dan juga semua teman-teman CFD. Tanpa kalian, saya tidak tahu harus berbuat apa setelah rumah saya terbakar,” ungkapnya.

Musibah ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para pedagang yang menyiapkan dagangan sejak pagi, untuk selalu memastikan peralatan masak dan kompor telah dipadamkan sepenuhnya sebelum meninggalkan rumah.///////

iklan warung gazebo