Begitu juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Lumajang H. Akhmat ST. Menurut politisi PPP ini, tragedi stadion Kanjuruhan tidak boleh terulang lagi. Sepak bola Indonesia harus menjadi industri prestasi tanpa harus adanya korban jiwa.
“Kedepan pengamanan pertandiangan harus direncanakan secara detil antara pihak Panitia Pelaksana (Panpel) dan aparat keamanan, termasuk juga koordinator supporter. Ini penting agar masing-masing memegang tanggungjawab masing-masing, demi keamanan dan keselamanatan penonton,” kata H. Akhmat.
H. Akhmat juga mengatakan mengendalikan penonton yang jumlah sampau ratusan ribu dengan tingkat emosional yang tinggi, harus betul-betul cermat.
“Tidak mudah memang, apalagi dalam sebuah laga ada pihak yang kecewa karena kalah, ada pihak yang bergembira karena menang. Dan mereka ada dalam satu stadion, ini resiko keamanan memang sangat rawan. Karenanya semuanya harus belajar dari kejadian ini agar tragedi serupa jangan terulang lagi, apapun penyebabnya,” tegas H. Akhmat.
Ia meminta kepada publik agar mempercayakan kepada pihak yang berwenang termasuk Kepolisian dalam memproses tuntas masalah peristiwa Kanjuruhan ini.
“Mari kita dukung,kita kawal dan kita doakan agar para keluarga korban tabah,korban husnul khotimah dan Polri serta penegak hukum lainya segera bisa menyelesaikan kasus ini, jangan ada yang menunggangi untuk kepentingan tertentu atas duka dari peristiwa ini,”pungkas Wakil Ketua DPRD Lumajang ini.////












