Menjelang 40 hari Peristiwa Kanjuruhan, Polisi di Malang Kibarkan Bendera Setengah Tiang

by -797 Views
Wartawan: Teguh/rilis humas
Editor: Herry W. Sulaksono


Selain itu pengibaran bendera setengah tiang dilakukan sebagai bentuk penghormatan untuk almarhum, sekaligus doa bagi keluarga yang tinggalkan agar selalu diberi ketabahan.

“Semoga kejadian serupa tak terulang di kemudian hari,” ucapnya.


Iptu Taufik menambahkan, Polres Malang beserta pengurus Bhayangkari Cabang Malang juga mengadakan doa bersama pembacaan tahlil dan surat yasin selama 40 hari penuh di Masji Ashumul Muhsinin, mako Polres Malang.

“Doa bersama dan tahlilan selama 40 hari penuh dilaksanakan rutin setiap sore habis ashar di masjid Polres Malang. Dalam kesempatan tertentu juga mengundang anak yatim untuk turut mendoakan,” pungkas Taufik.

Seperti diketahui, Tragedi Kanjuruhan terjadi usai pertandingan sepak bola Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) lalu, tersebut mengakibatkan sejumlah korban dari pendukung sepakbola dan petugas keamanan.

Dua diantaranya adalah anggota Polri yang meninggal saat melaksanakan pengamanan  Sedangkan sisanya mengalami luka berat maupun ringan mendapatkan rawat jalan. (*)

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *