“Kami ingin siswa-siswi kami tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap sesama, yang memiliki empati dan kesadaran untuk membantu mereka yang sedang dalam kesulitan,” ujarnya, Sabtu, (8/2/2025).
Lebih lanjut Kepala MA Nurul Hikam Kapongan, Mutmainnah Zaini mengatakan kegiatan peduli sosial ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para korban banjir, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga bagi para siswa. Mereka belajar tentang pentingnya solidaritas, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ini diharapkan dapat tertanam kuat dalam diri mereka dan menjadi bekal mereka dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen MA Nurul Hikam Kapongan dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya tentang Transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan karakter yang kuat dan peduli terhadap sesama. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk melakukan hal serupa,” pungkasnya.










