Layang-layang Menjadi Penyebab 5 Kali Pemadaman di Banyuwangi Tahun Lalu

by -1256 Views
Wartawan: Febri Wiantono
Editor: Herry W. Sulaksono


Selain itu, dari lima kejadian pemadaman tersebut rata-rata terjadi di wilayah perkotaan. Setiap kali kejadian gangguan akibat layang-layang yang tersangkut jaringan, bisa sampai 10 ribu pelanggan terkena dampak pemadaman.

“Kalau misalkan layangan ini mengenai saluran utama, berarti dia menyuplai seluruh trafo yang ada di saluran tersebut. Per kejadian bisa sampai 10 ribu pelanggan itu mengalami dampak padam,” ujarnya.


Antoni menambahkan, pihak mengambil langkah preventif. Terutama mengganti konduktor yang sebelumnya konduktor telanjang tanpa ada isolasinya, itu sudah kita ganti.

“Jadi tempat-tempat potensi layangan sudah kita ganti konduktornya. Sehingga ketika terkena layangan tidak sampai menimbulkan ledakan atau tidak membuat aliran listrik terhenti. Kita juga gencar patroli saat musim layangan, itu pasti kita intensifkan pagi, siang, sore dan malam hari,” sambung Antoni.

Dirinya menambahkan, gangguan jaringan listrik akibat layang-layang tidak hanya terjadi di ULP Banyuwangi Kota saja, namun seperti ULP Jajag, ULP Rogojampi, ULP Genteng, dan ULP Muncar juga tidak absen setiap tahunnya. //

“Tiap tahun pasti ada kasus gangguan jaringan akibat layang-layang. Oleh karenanya kita mengimbau pada masyarakat agar tidak bermain layangan di dekat jaringan atau berpotensi jatuh ke jaringan listrik PLN,” pungkasnya.

Kami menghimbau untuk masyarakat Banyuwangi, ditahun 2022 ini kita bisa saling menjaga keamanan dan kenyamanan Jaringan listrik sehingga nantinya tidak menimbulkan kerugian dari pihak manapun.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *