“Tujuan dilakukannya taruma healing adalah untuk memulihkan psikologis anak agar dapat melupakan kejadian bencana gempa bumi yang terjadi, hingga psikis anak tidak mengalami trauma atau rasa takut yang berkepanjangan”, ungkap Kompol Dorthea.
Kompol Dorthe menambahkan, kegiatan trauma healing dilaksanakan dengan melakukan dialog langsung dengan para anak dan bermain bersama agar memungkinkan para anak dapat melupakan kejadian gempa yang mereka alami secara langsung.
“Walaupun hanya sebentar, kami berharap dapat membantu para anak agar tetap ceria dan mendoakan agar gempa yang akhir-akhir ini terjadi dapat segera hilang hingga masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing,” pungkasnya.
Sebelumnya tim Psikologi Biro SDM Polda Papua juga melakukan kegiatan trauma healing kepada anak-anak dan orang tua yang berada di Posko Pengungsian Samping Bank BTN Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.











