Di tempat lain, Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khafafi, menjelaskan bahwa luapan Sungai Joho disebabkan oleh hujan deras dan jembatan yang tersumbat oleh batang pohon.
“Anggota di Polsek Kalidawir bersama tiga pilar telah turun tangan membantu BPBD Kabupaten Tulungagung mengatasi dampak luapan Sungai Joho,” ujarnya pada Senin (29/1).
Kapolres Tulungagung juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan saat ini.
Peristiwa sungai Joho meluap pada Sabtu, 27 Januari 2024, akibat hujan deras dan tersumbatnya jembatan oleh batang-batang pohon.
Aksi kerja bakti ini menjadi bukti partisipasi Polri dalam membantu masyarakat terdampak banjir, menegaskan bahwa Polri peduli dan siap memberikan dukungan saat menghadapi bencana alam.//////











