Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan dua skema segera dilakukan untuk mengatasi banjir, yakni membuat rorak (parit buntu penahan air) dan menanam tanaman keras berdaya serap tinggi di daerah hulu, yakni di kawasan Gantasan di Lereng Ijen.
“OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis dan berbagai pihak terkait sudah melakukan tinjau lokasi untuk mematangkan tindak lanjutnya. Tadi disepakati, akan dilakukan pembuatan rorak dan konservasi lingkungan dengan penanaman tanaman keras. InshaAllah, minggu depan mulai dikerjakan senyampang masih musim hujan,” ujar Ipuk, Selasa (14/2/2022).
Sementara itu, untuk menangani konflik sosial di Desa Pakel berujung pembalakan liar, pimpinan Polresta Banyuwangi telah membahasnya dalam rapat analisis dan evaluasi (anev) situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) (14/2/2023) kemarin.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa menegaskan, Polri harus bekerja secara prediktif, responsibilitas, dan transparan berkeadilan. ”Kita selalu menegaskan kepada seluruh anggota harus bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sebab, tugas Polri adalah untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujar Kapolresta Deddy Foury Millewa.//////











