Sementara dari pantauan dilapangan, kerusakan terparah di jalan perumahan, ratusan meter jalan tergerus air hingga 50 cm, sedangkan untuk rumah warga yang terdampak terdapat 225 KK lebih.
“Untuk di Perumahan Bumi Mangli tidak ada korban jiwa, hanya rumah terdampak, sedangkan untuk posko kami menyiapkan dapur umum,” ujar Kapolres
Sedangkan adanya pemberitaan terkait korban jiwa, Kapolres menyebutkan bahwa korban adalah pencari rumput warga Panti yang tergelincir saat menyeberang sungai, dimana saat itu keadaan hujan.
“Yang meninggal bukan korban banjir di Bumi Mangli, tapi pencari rumput yang terpeleset mereka suami istri dan 1 petani terkena serangan jantung saat di hutan, jadi tiga warga tersebut bukan korban banjir, tapi terpeleset,” pungkas Kapolres. //









