“Tentunya untuk mewujudkan ini tidak hanya polri, tetapi semua stakeholder dan semua pihak yang terkait. Seperti nanti ada regulator dari PSSI, kemudian operator dari direktur LIB, panitia pelaksana yang didalamnya ada bagian dari suporter, polri untuk pengamanan dan media,” lanjutnya.
Kami mohon masukan kepada semua pihak. Sehingga polri khususnya polda jatim bisa menerima masukan sehingga selaras dengan aturan aturan yang ada.
“Terkait dengan pemeriksaan sampai sekarang masih ada pemeriksaan yang berjalan, baik dari anggota polres maupun polda yakni Brimob. Kemudian dari direktur LIB juga panpel akan direncanakan diperiksa pada hari Selasa,” ungkapnya.
Apa yang disampaikan bapak kapolri sudah jelas, bahwa terkait anggota kami yang bersalah juga akan diproses. Kemudian pemanggilan saksi saksi ini dalam rangka melengkapi hasil penyidikan dan akan koordinasi dengan kejaksaan dan akan diajukan persidangan.
“Diluar itu ada 19 anggota kami yang dilakukan pemeriksaan kode etik. Dan kami akan terus mendata kondisi korban yang masih dirawat secara periodik setiap hari. Semoga korban bisa sembuh dan menjalankan aktifitas kembali,” pungkasnya.
Sampai saat ini secara umum di Malang Kota maupun Malang Kabupaten kondusif. Kami terus melakukan komunikasi dengan Wali Kota, Bupati, kemudian Gubernur dan Pangdam. Dalam komunikasi itu kami menampung aspirasi.
“Terima kasih sudah dilaksanakan acara 7 harian doa bersama berjalan dengan aman. Dan setelah doa bersama itu, situasi semakin membaik,” tutur dia.
Usai melakukan takziah ke rumah duka Aipda anumerta Andik Purwanto, kapolda bersama pju, menuju ke rumah duka Brigadir anumerta Fajar Yoyok Pujiono, anggota Polres Trenggalek, yang beralamat di Desa Sumber Ringin, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek.
Kepada pihak keluarga, kapolda juga menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Brigadir anumerta Fajar Yoyok Pujiono.











