Beberapa upaya itu, diantaranya pengerahan ratusan personel Kepolisian, hingga pendirian beberapa fasilitas umum di lokasi pengungsian.
Selain merusak pemukiman dan beberapa fasilitas umum yang ada di beberapa Kecamatan yang ada di Lumajang, erupsi itu juga menelan korban jiwa sebanyak 46 warga, 18 mengalami luka berat dan 12 warga mengalami luka ringan.
Bahkan, hingga saat ini aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan para relawan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang ketika erupsi terjadi.
Selain itu, pihak DVI dari Mabes Polri pun masih terus melakukan identifikasi terhadap beberapa jenazah korban erupsi Semeru.(Oborjtm)










