Selain itu, banjir yang melanda enam desa di wilayah Kalibaru ini yang paling parah terdampak banjir yaitu di Desa Kalibaru Wetan.
Sedangkan, laporan yang pihaknya terima, hampir hampir 38 rumah terdampak mengalami kerusakan. Selanjutnya, kami coba kita komunikasikan bersama jajaran pemerintah provinsi atau kabupaten yang ada di sini.
Toni juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan hati-hati untuk keselamatan bersama. Karena saat ini masih dalam musim hujan, terkhusus yang tinggal di daerah dekat bantaran sungai dan perbukitan, karena rawan terjadi banjir serta tanah longsor.

“Kami juga mengajak masyarakat, tolong pelihara lingkungan dimana tumbuh-tumbuhan hidup. Areal yang memungkinkan menyebabkan longsor dan banjir,” imbuhnya.//////









