Jalur Pantura Situbondo Lumpuh Akibat Lumpur dan Luapan Air, Wabup Ulfiyah Tinjau Lokasi

by -21 Views
Wartawan: Kadari
Editor: Herry W. Sulaksono


Situbondo, seblang.com – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Situbondo sejak Rabu sore (21/1/2026) mengakibatkan banjir luapan serta kemacetan panjang di jalur nasional Pantura. Selain merendam permukiman warga, material lumpur yang terbawa arus menutup badan jalan dan melumpuhkan akses kendaraan di sejumlah titik.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, bergerak cepat meninjau langsung lokasi terdampak sejak malam hari. Penyisiran dimulai dari Kantor BPBD Situbondo ke arah barat dengan memantau titik-titik krusial di wilayah Kendit, Klatakan, Kembang Sambi, hingga Besuki.


Di sela peninjauan, Wabup Ulfiyah mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kondisi darurat tersebut.

“Malam ini di tengah curah hujan yang cukup tinggi, kami menyisir dari arah timur. Alhamdulillah, seluruh perangkat desa, RT, RW, BPBD, bersama jajaran Babinsa, Polsek, Camat, hingga Forkopimcam semuanya tanggap dan siaga. Kerja sama masyarakat sangat membantu kami dalam situasi ini,” ujar Ulfiyah saat meninjau titik kemacetan di wilayah Kembang Sambi.

Ia menjelaskan, kemacetan parah dari arah Klatakan dan Pasir Putih menuju barat disebabkan tumpukan lumpur yang menutupi aspal. Kondisi tersebut membuat kendaraan, khususnya roda empat, sulit bergerak karena permukaan jalan licin dan material yang cukup tebal.

“Saat ini kemacetan jalur nasional terjadi akibat lumpur di tengah aspal sehingga kendaraan tidak bisa bergerak. Alat berat sudah diterjunkan dan bekerja di lapangan. Kami mohon pengendara bersabar menunggu proses pembersihan material,” tambahnya.

Sementara itu, di wilayah barat, tepatnya Kecamatan Besuki, kondisi dilaporkan cukup mengkhawatirkan. Luapan Kali Jumain merendam rumah-rumah warga di wilayah Lubawang dan Kalianget, bahkan merembet hingga kawasan Pendopo Pate Alos. Warga berjaga-jaga mengamankan barang berharga guna mengantisipasi kenaikan debit air.

Pemerintah Kabupaten Situbondo terus memantau perkembangan cuaca secara intensif. Wabup Ulfiyah mengimbau masyarakat tetap waspada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana lanjutan.

“Sejak sore kami sudah bergerak. Kami mengimbau masyarakat untuk saling berdoa dan terus memantau perkembangan cuaca malam ini. Semoga Situbondo diberikan perlindungan dan keselamatan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih melakukan pembersihan material lumpur di jalur Pantura, sementara tim BPBD tetap bersiaga di permukiman warga yang terdampak banjir.////////

iklan warung gazebo