“Hujan nya besar sekali, disertai angin yang lumayan besar mas. Akibatnya pohon yang umurnya terlalu tua menyebabkan akarnya tidak kuat akhirnya roboh,” ungkapnya kepada wartawan saat di lokasi kejadian
Nanang (35) warga Tegalsari yang saat kejadian melintas menuturkan bahwa dirinya kebingungan mencari jalan, lantaran jalan perbatasan Desa Karangsari dan Parijatah adalah satu – satunya jalan terdekat
“Saya dari arah Rogojampi ingin pulang ke Tegalsari dan ini jalan terdekat untuk menuju ke rumah. Namun saya harus bersabar menunggu pemotongan pohon yang dipakukan oleh tiem gagana kabupaten Banyuwangi,” katanya
Dalam insiden tumbangnya pohon itu, Suyanto salah satu tiem Gagana kabupaten Banyuwangi menuturkan dalam insiden tumbangnya pohon ini bermula dari laporan masyatakat. “Untung saja tidak ada korban jiwa, lamanya proses pemotongan dikarenakan ranting pohon yang sempat bergelantung di sela-sela kabel PLN. Tapi dalam waktu hampir 1 jam kami bisa menanganiya kembali,” pungkasnya.









