Di Seminar Nasional Inovasi dan Resolusi Pertanian UB, 3 Calon Pilgub Bilang Begini

by -360 Views
Wartawan: Achmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Ket foto. Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno (tengah) yang datang mewakili Sri Rismaharini Calon Gubernur Jawa Timur bersama Dekan fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang Mangku Purnomo (kiri) saat jumpa pers


Malang, seblang.com – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur hadir dan memberikan serta memaparkan strategi dan gagasan tentang peningkatan pertanian pada sosialisasi nasional dengan tema Inovasi dan Resolusi Pertanian dalam Perspektif kepemimpinan Jawa Timur yang diselenggarakan Fakultas pertanian Universitas Brawijaya Malang, Kamis (31/10/2024).

Cagub Jatim nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah fokus pada pertanian hijau yang berkelanjutan yang mana yang paling utama revitalisasi sungai, irigasi dan air sumur serta peningkatan anggaran pertanian sebesar 15 persen dari APBD Jatim.


“Dengan anggaran 15 persen dari APBD, kita bisa memastikan kita punya kesiapan atau mitigasi perubahan iklam yang tidak jelas, sebenarnya perubahan iklam sudah terjadi dan kenapa terjadi penurunan tingkat produksi, karena kita menyiapkan untuk menjaga irigasi, sungai, pompa air dan pipanisasi lainnya,” ungkap Luluk

Luluk mencontohkan, di negara Ethopia yang pernah terjadi krisis kemanusiaan karena kelaparan, namun saat ini negara tersebut sudah bisa memanfaatkan tangkap udara yang dialah menjadi air.

“Berbicara teknologi pertanian, di Ethopia pernah menjadi era krisis kemanusiaan, tetapi saat ini kita melihat Ethopia sudah hijau karena adanya teknologi udara yang diolah menjadi air, ini menurut saya menjadi tantangan kita dan kampus kampus yang ada di Jatim bisa mengaplikasikan teknologi yang nantinya membantu petani,” terang Luluk.

Sementara itu, Cagub nomor urut 3, Tri Rismaharini yang diwalikan ketua tim kampanye Jatim Sri Untari Bisowarno mengungkapkan perlu adanya kedaulatan dan ketahanan pangan di Jatim, dengan tetap menjadi lumbung padi nasional serta mandiri di bidang pertanian.

“Maka dalam menjadi kedaulatan dan ketahanan pangan ini maka kita harus bisa petani dengan baik, selama ini kami melihat tingkat ekonomi petani semakin turun, karena pendidikan bayar, kesehatan bayar, infrastrukturnya rusak, itu yang mengakibatkan petani turun tingkat perekonomiannya,” tegas Sri Untari.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *