Situbondo, seblang.com – Cuaca ekstrem berupa angin kencang kembali memicu musibah di wilayah perkotaan Situbondo. Sebuah rumah milik lansia, Ibu Gestantina Amaningtias (66), warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, dilaporkan mengalami kerusakan parah pada bagian dapur akibat terjangan angin kencang dan kondisi bangunan yang sudah rapuh, Rabu (14/1/2026).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut. Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di rumah tetangganya. Ia baru mengetahui musibah tersebut ketika hendak pulang dan mendapati bagian belakang rumahnya sudah ambruk rata dengan tanah.

Mendapat laporan kejadian tersebut, Wakil Bupati Situbondo, Ulfiya, bergerak cepat meninjau lokasi. Didampingi Camat Situbondo, Lurah Patokan, serta tim dari BPBD dan Dinas Sosial, Wabup melihat langsung kondisi rumah Ibu Gestantina yang juga terdampak pohon mangga tumbang.
“Kami berkunjung untuk melakukan mitigasi dan memastikan bantuan apa yang bisa segera diberikan oleh pemerintah daerah. Mengingat pemilik rumah adalah seorang lansia dan janda, ini menjadi prioritas kami,” ujar Wabup Ulfiya di lokasi kejadian.
Wabup Ulfiya juga menginstruksikan jajaran RT, kelurahan, hingga kecamatan untuk bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan. Terkait perbaikan rumah, Pemerintah Kabupaten Situbondo akan mengalokasikan bantuan khusus.
“Kami akan memberikan bantuan melalui dana Belanja Tak Terduga (BTT) yang nantinya diproses melalui pihak kecamatan,” tegasnya.
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo, kerugian materiil akibat ambruknya dapur tersebut ditaksir mencapai ± Rp3.000.000. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah melakukan langkah-langkah darurat di lokasi kejadian.
“Kami telah melakukan asesmen cepat dan berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, serta pihak kelurahan. Selain penyaluran bantuan logistik darurat, kami juga melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna),” ujar Sruwi, Kepala BPBD Situbondo.
BPBD Situbondo juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.//////










