Latifa, salah satu warga Besuki yang terdampak, mengungkapkan kekhawatirannya karena air mulai merendam kediamannya pada malam ini.
“Kondisi air mulai naik ke rumah-rumah warga, termasuk rumah saya sendiri malam ini. Kami sangat berharap hujan segera reda agar debit air sungai menurun dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujarnya dengan nada cemas.
Cuaca ekstrem yang terjadi diperkirakan sejak pukul 15.00 WIB ini telah melampaui kapasitas tanggul Kali Jumain. Saat ini, tim reaksi cepat dari BPBD Situbondo bersama relawan dan pihak kepolisian telah diterjunkan ke lokasi untuk memantau situasi, membantu evakuasi warga, serta mengatur lalu lintas guna mengurai kepadatan di jalur Pantura.
Masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai diperingatkan untuk tetap dalam kondisi siaga satu, mengingat potensi banjir kiriman masih mungkin terjadi jika curah hujan di wilayah hulu tetap tinggi.











