Cegah Banjir Susulan, Dinas PU Pengairan Banyuwangi Gerak Cepat Evakuasi Rumpun Bambu dan Pohon Pule Raksasa yang Sumbat Aliran Sungai

by -32 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono


Banyuwangi, seblang.com – Pasca banjir yang meluap di sejumlah titik kawasan perkotaan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi bergerak cepat mengevakuasi material besar yang menyumbat aliran sungai, Selasa (18/11/2025).

Rumpun bambu dan pohon pule berukuran raksasa ditemukan menutup aliran di Dam Untung Kelurahan Sobo serta Sungai Bagong, memicu luapan yang sebelumnya menggenangi permukiman dan ruas jalan utama pada Senin (17/11/2025).

Plt Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Riza AL Fahrobi, menyebutkan bahwa potongan bambu yang tersangkut di Dam Untung berpotensi mengganggu suplai irigasi ke lahan pertanian.

“Sebanyak 50 hektare sawah terancam tidak teraliri bila sumbatan tidak segera dievakuasi. Ini kondisi pasca banjir yang harus ditangani cepat,” tegasnya.

Selain itu, petugas juga mengevakuasi pohon pule dengan lingkar batang sekitar lima meter yang tersangkut di tiang jembatan bekas rel kereta api di Sungai Bagong. Pohon besar tersebut ikut terbawa arus deras saat banjir dan memperparah penyempitan aliran sehingga air meluap ke beberapa titik permukiman.

Luapan Sungai Bagong sebelumnya membuat sejumlah rumah warga tergenang. Arus air juga meluber hingga Jl. Letjen S. Parman, menyebabkan kemacetan pasca banjir ketika volume air belum sepenuhnya surut.

Riza menjelaskan bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk mengantisipasi banjir susulan mengingat curah hujan masih tinggi. Evakuasi dilakukan bersama BPBD dan warga sekitar untuk mempercepat pemulihan pasca banjir.

“Kami harus memastikan aliran bersih agar tidak terjadi genangan ulang ketika hujan turun lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas PU Pengairan juga telah melakukan normalisasi di Lingkungan Kramat Kelurahan Kertosari hingga Wonosari Kelurahan Sobo sebagai antisipasi banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.

iklan warung gazebo