“Pada saat terjadi hujan yang cukup deras dan lama, harap segera meninggalkan rumah. Carilah tempat yang lebih aman dari longsor. Rata-rata rumah dinas yang ditempati karyawan ini berdekatan dengan tebing. Sementara di beberapa titik, sudah terlihat ada yang longsor,” jelas Tanto.
Sementara itu Danton Gas Brimob Polda Jawa Timur Aiptu Ketut Sinta mengatakan, giat bersih material longsor menerjunkan sepuluh personel.
Hal itu dilakukan karena lokasi rawan dan pembersihan baru sebagian saja. Selain itu personel Brimob Polda Jatim juga disebar keberbagai wilayah di Jawa Timur yang sedang bencana.
“Material longsor dibersihkan bersama anggota TNI dan Polri yang ada di Silo, anggota Brimob di sini 10 orang dan yang lain ditugaskan di wilayah lainnya yang sedang terjadi bencana, ” katanya.
Sementara itu, Asisten Afdeling Tanah Manis PTPN XII, Kebun Gunung Gumitir, mengatakan, pihaknya dari kebun hanya ingin mengevakuasi para karyawan yang rumahnya terdampak longsor.
“Kami juga akan memperbaiki rumah dinas yang sudah tidak ditempati dan lokasinya aman,” katanya.
Dari puluhan rumah dinas karyawan, ada dua lokasi yang cukup rawan terjadinya longsor.
Untuk itu, karyawan yang menempati rumah dinas diimbau untuk segera meninggalkan rumahnya ketika turun hujan deras dan lama.
“Bisa saja dulu numpang di rumah karyawan yang lebih aman,” ulasnya. (*)












