BPBD Jatim Membuka Diklat Kebencanaan di MAN 1 Banyuwangi

by -897 Views
Wartawan: hei
Editor: Herry W. Sulaksono


“Ilmu langka ini perlu dipelajari dengan sungguh-sungguh, karena nantinya dapat diterapkan di lapangan. Sebagai madrasah yang terpilih dalam kegiatan pembentukan SPAB ini, kita memiliki kewajiban kedepannya dapat menyosialisasikan kegiatan serupa di wilayah Banyuwangi,” paparnya.

Harapan Hadi Suwito, perwakilan siswa MAN 1 Banyuwangi dalam diklat ini dapat menjadi kawan sebaya bagi siswa lainnya untuk memberikan penjelasan strategi menghadapi bencana.

“Untuk itu, perwakilan siswa-siswi yang kita ikutkan dalam Diklat SPAB selama 2 hari ini harus benar-benar tekun dan serius menyimak materi. Selanjutnya mereka bisa diterjunkan dilapangan sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan saat dibutuhkan,” tandasnya.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Banyuwangi, yang diwakili Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) H. Dimyati, MPd, menyampaikan apresiasinya atas pembentukan SPAB di MAN 1 Banyuwangi. Terlebih madrasah dibawah seksinya ini sebagai pioneer di Provinsi Jawa Timur.

“”Musibah atau bencana sangat tidak kita harapkan datangnya, tetapi lebih baik membekali diri dengan melaksanakan program penyelenggaraan SPAB. Karena ini sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap bisa berjalan lancar, nyaman dan damai yang mampu menghasilkan generasi hebat bermartabat, mandiri berprestasi,” ungkap Dimyati.////

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *