Pasalnya, warga harus membersihkan rumah secara ekstra, setiap air masuk ke dalam permukiman.
“Ini sekarang nggak tinggi-tinggi banget. Tapi dulu sempat juga tinggi itu ngerendam banyak, kita jadi mindah-mindahin barang ke atas lemari, kan sayang kalau alat-alat elektronik kerendam,” kata Wiwit.
Diapun meminta kepada pemerintah agar mencari solusi, agar fenomena banjir di kampung ujung tidak terus-terusan berulang./////












