“Tak hanya itu, rumpun bambu juga menyumbat kanan dan kiri jembatan dan menyebabkan aliran sungai tidak lancar akhirnya meluap,” ungkapnya.
Sehingga, pihaknya menerjunkan dua alat berat untuk mengevakuasi sampah rumpun bambu yang menyumbat saluran, setelah rumpun bambu sebelah kiri sudah bisa diangkat, air sudah kembali lancar kini tinggal yang sebelah kanan untuk dieksekusi.
Guntur menambahkan, setelah sampah-sampah itu berhasil dievakuasi secara keseluruhan, akan dibuang ke tempat penampungan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menggunakan truk sampah.
Sementara itu, intensitas hujan sangat tinggi dimana hal ini catat oleh penakar hujan yang berada di Licin itu mencapai 192 mm.
“Peristiwa banjir yang terjadi saat ini Kemungkinan debit banjir 50 tahunan, dengan curah hujan 192 mm sangat tinggi, di atas 100 mm itu sudah tinggi, ini dua kali lipatnya,” ujarnya.////












