Danang menjelaskan, pihaknya bersinergi dengan beberapa SKPD mengatasi banjir tersebut.
“Kolaborasi hampir dengan semua SKPD mulai dari kelurahan, kecamatan, Dinas pengairan, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD dan lain-lain,” kata Danang, Senin (17/10/2022).
Pihaknya juga mendata kerusakan – kerusakan yang diakibatkan oleh banjir misal paving, jembatan, dan rumah warga yang rusak karena banjir.
Bagi warga yang rumahnya hanyut atau rusak, sudah disiapkan rusun sebagai tempat tinggal sementara di daerah klatak.
“Tadi ada sekitar 15 kartu keluarga yang sudah terdata dan segera menempati rusun,” pungkasnya./////










