Peristiwa ini baru pertama kali terjadi karena derasnya air hujan yang mengakibatkan terjadinya banjir bandang yang menghanyutkan sekitar 80 makam.
Senada dengan itu, keluarga dari salah satu makam yang terhanyut, Puri Anjani (25) mengatakan sangat terkejut ketika mendengar kabar jika makam keluarganya terhanyut banjir.
“Alhamdulillah, jenazah keluarga tertahan ranting kayu jadi tidak sampai terhanyut dan bisa dikuburkan kembali,” ungkapnya.
Selain itu, masyarakat sekitar berharap kepada pemerintah daerah agar menyentuh TPU tersebut, supaya kedepannya kejadian ini tidak terjadi lagi.////









