Milha salah satu peserta simulasi pelatihan tanggal bencana kebakaran menegaskan bahwa dengan adanya pelatihan tersebut akhirnya bisa mengetahui bagaimana caranya menggunakan APAR dan bagaimana antisipasi pertama jika terjadi kebakaran.
“Kita sudah diberikan materi oleh pihak damkar, seperti kalau terjadi kebakaran baik api kecil, api besar, kalau ada percikan api, kita harus bagaimana, seperti apa, semua sudah diajarkan dengan baik oleh pemadam kebakaran kabupaten situbondo, jadi kami siap dan siaga nantinya jika terjadi kebakaran, namun kami tidak mengharapkan kebakaran terjadi masm,” ungkapnya.
Sementara itu Imam Busairi Selaku Komandan Regu Tim Damkar Situbondo menyampaikan bahwa tujuan simulasi tersebut adalah untuk memperkenalkan secara dini tentang bahaya kebakaran dan penanggulangannya.
” Alhamdulillah, hasil dari simulasi tersebut banyak peserta yang kurang lebih 150 peserta dapat memahami cara penggunaan APAR ( alat pemadam api ringan ) secara baik dan benar.” Ungkapnya.
” Adapun materi yang diberikan ialah tentang sebab sebab kebarakaran dan cara menanggulanginya.” tutupnya. //











