Ketua DPRD Kabupaten Blitar: Larung Sesaji Perkuat Kearifan Lokal dan Pariwisata

by -14 Views
Writer: M Adip Raharjo
Editor: Herry W. Sulaksono

Blitar, seblang.com – Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turut hadir dalam acara tradisi Larung Sesaji yang digelar di Pantai Tambakrejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Sabtu (28/6/2025). Tradisi tahunan yang dilaksanakan setiap awal bulan Suro atau bulan Muharram ini merupakan bagian dari tradisi masyarakat pesisir pantai sebagai wujud syukur atas limpahan rezeki dari laut serta harapan akan keselamatan bersama.

Supriadi mengapresiasi semangat warga dalam menjaga dan merawat tradisi warisan leluhur ini. Ia menilai Larung Sesaji tidak hanya memiliki nilai spiritual dan budaya, tetapi juga mendukung potensi wisata daerah.



“Ini tradisi luar biasa. Setiap awal Suro, warga Desa Tambakrejo selalu mengadakan Larung Sesaji sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Meski sempat diguyur hujan, acaranya tetap lancar dan masyarakat sangat antusias,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.

Supriadi juga berharap penataan kawasan wisata Pantai Tambakrejo ke depan bisa terus diperbaiki, agar kenyamanan pengunjung meningkat. Ia menyebut kebersihan kawasan pantai perlu dijaga bersama, tidak hanya oleh pemerintah, tapi juga seluruh masyarakat.

“Pantai ini adalah salah satu ikon wisata di Kabupaten Blitar. Kalau bersih dan tertata, wisatawan pasti betah. Kalau wisatawan datang, ekonomi masyarakat sekitar juga ikut tumbuh. Desa Tambakrejo akan makin maju,” ucapnya.

Rangkaian acara dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama dan sesepuh desa. Selanjutnya, sesaji berupa hasil bumi, kepala kambing, dan makanan tradisional diarak menuju laut menggunakan perahu nelayan. Prosesi pelarungan berlangsung khidmat, disaksikan ratusan warga yang memadati bibir pantai.

Bupati Blitar bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, dan sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir dalam acara tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat juga tampak mengikuti prosesi dari awal hingga akhir.

Bagi masyarakat Desa Tambakrejo, Larung Sesaji tidak hanya menjadi bagian dari tradisi spiritual, tetapi juga momentum kebersamaan yang dinanti setiap tahun. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata lokal, karena mampu menarik kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.

Acara ditutup dengan pelarungan sesaji ke tengah laut, sebuah simbol doa dan harapan agar nelayan dan warga pesisir diberi keselamatan, kesejahteraan, serta hasil laut yang melimpah di tahun-tahun mendatang. (adv/dwn)

iklan warung gazebo