Penggalian KTTL di Banyuwangi Dilakukan Malam Hari, Ini Alasanya!

by -48 Views
Writer: Teguh Prayitno
Editor: Herry W Sulaksono
Pekerja tengah menggali kabel milik PT Telkom

Banyuwangi, seblang.com – PT Telkom Indonesia tengah mengerjakan penggalian kabel tanah tanam langsung (KTTL) di sekitar wilayah Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Pengerjaan proyek pelolosan kabel tembaga ini dilaksanakan setiap malam. Alasannya, untuk meminimalisir ganguan kenyamanan pengguna jalan.

Menurut Pengawas Lapangan PT Graha Sarana Duta, anak perusahaan Telkom Indonesia, Mohammad Al Imron, kabel tembaga yang digali merupakan kabel lama yang kini sudah tidak digunakan lagi, seiring beralihnya jaringan ke sistem fiber optic yang lebih modern. “Karena sudah tidak terpakai, (kabel tembaga) dilelang oleh Telkom daripada hilang,” jelas Imron, Selasa (27/5/2025).



Imron mengungkapkan, pengerjaan proyek tersebut berdasarkan nodin yang diterbitkan Telkom untuk pemenang lelang. Nodin pertama berakhir pada 30 April 2025, dan dilanjutkan Nodin kedua yang berakhir hingga 31 Mei 2025. Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan malam hari dipilih demi menghindari risiko bagi pengguna jalan dan warga sekitar.

“Sebenarnya, pengerjaannya dilaksanakan siang hari. Akan tetapi, karena pertimbangan kenyamanan dan keselamatan warga, akhirnya diputuskan untuk dilakukan pada malam hari,” ujarnya.

Tak hanya menyesuaikan jadwal, tim di lapangan juga memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan selama proyek berlangsung. Sejumlah ruas jalan dipastikan terdampak, seperti Benculuk – Banyuwangi, Srono – Muncar, Sumberayu, hingga Jl. Juanda – Jajag.

Sementara itu, Eko Sutari, Wakil Pelaksana dari PT PRM, vendor pelaksana proyek, menyatakan pihaknya berkomitmen menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan mengedepankan standar keselamatan. “Kami juga menggandeng aparat kepolisian dan TNI agar pelaksanaan lebih tertib dan aman,” ucap Eko.

Kehadiran aparat disebut sangat membantu, terutama dalam pengaturan lalu lintas saat truk menarik kabel dari lokasi penggalian. Mengingat aktivitas dilakukan saat malam hari, Eko mengingatkan warga agar lebih waspada.

“Kami sudah pasang rambu peringatan dan lampu tambahan di titik-titik rawan. Tapi kami juga berharap masyarakat ikut berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan,” tutupnya.

iklan warung gazebo