Ketua DPC Partai Demokrat Jember Dicopot Dari Jabatannya, Begini Alasannya

by -3099 Views
Writer: Fitri
Editor: Herry W. Sulaksono

Jember, seblang.com – Ketua DPC Partai Demokrat Jember Try Sandi Apriana dicopot dari jabatannya.

Pemecatan Try Sandi Apriana tertuang melalui surat Keputusan DPP Partai Demokrat Nomor 22/SK/DPP.PD/DPC/VI/2024.



Serta sudah ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya tertanggal 28 Juni 2024.

Kemudian dalam isi surat tersebut, memutuskan dan menunjuk Mahathir Muhammad kader partai. Untuk kemudian menjadi Plt. Ketua DPC Partai Demokrat.

“Iya memang sejak kemarin kita mendapat surat pemberhentian (sebagai) Ketua DPC Demokrat Jember. Tepatnya surat itu (terbit) tanggal 28 Juni 2024. Sebelum itu (sebenarnya) kami sudah mengajukan surat pengunduran diri tanggal 25 Juni 2024. Karena kami merasa, bahwa kami tidak berhasil,” ucap Try Sandi saat jumpa pers, di Kantor DPC Partai Demokrat Jember, Sabtu (29/6/2024).

Diakui oleh Try Sandi, ketidakberhasilannya yang dimaksud terkait kegagalannya meraih kursi parlemen saat Pemilu Legislatif 2024 kemarin. Diketahui Partai besutan SBY itu sama sekali tidak mendapat kursi.

“Yakni tidak berhasil sama sekali mendapatkan kursi DPRD Kabupaten Jember. Kursinya nol,” ungkapnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Partai Demokrat Mas Agus Harimurti Yudhoyono, pak Sekjen dan juga seluruh jajaran DPP yang sudah percaya kepada kami untuk bisa membawa Partai Demokrat pada waktu Pemilu 2024,” sambung Try Sandi.

Terkait permintaan maaf atas kegagalannya juga disampaikan Anggota Komisi A DPRD Jember Periode 2019-2024 itu, kepada jajaran pengurus Partai Demokrat di tingkat DPD Jawa Timur.

“Juga jajaran DPC, selama kepengurusan kami ada salah, mungkin ada kekurangan di teman-teman kader partai dan pengurus. Dari Level DPC, PAC, maupun Ranting,” paparnya.

Pasca tidak menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat, lanjut Try Sandi, pihaknya akan kembali menekuni dunia usahanya lagi.

“Kami juga tetap berada di depan dan tetap di Partai Demokrat sesuai dengan arahan DPP. Kami tidak keluar, tetap mengabdi, namun memang ketika kami tidak berhasil. Mulai hari ini kami tidak bertugas, dan tetap berseragam Partai Demokrat. Sampai kapanpun tetap, selama tidak ada sanksi dikeluarkan dari partai,” kata Try Sandi.

Pihaknya menambahkan, mengenai Pilkada serentak di Jember 27 November 2024 mendatang. Ia akan bergerak secara pribadi dan memantau situasi politik yang ada.

“Untuk Pilkada kita bergerak tidak akan atas instruksi partai, kita hanya menjalankan dengan komunitas yang kami punya saja. Mungkin 5 tahun lagi akan mencoba lagi di Partai Demokrat. Konstituen tetap solid dan mungkin akan kami perluas lagi. Karena memang kami kan masuk demokrat bawa gerbong besar,” pungkas menantu dari Bupati Jember itu.

iklan warung gazebo