Tidak Ingin Merasa Desanya Sendirian, Kali Berikutnya Pemkab Madiun Laksanakan BST Di Desa Bandungan

by -1030 Views
Writer: Puguh Setiawan
Editor: Herry W. Sulaksono
Keterangan Foto : Bupati Madiun bersama rombongan foto bersama petani bawang Desa Bandungan Foto : Puguh/seblang.com

Madiun,seblang.com – Setelah sebelumnya kegiatan Bhakti Sosial Terpadu (BST) dilaksanakan di tiga desa berbeda yang ada di Kabupaten Madiun, kali ini Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar kegiatan serupa di dua desa, yakni di Desa Krebet Kecamatan Pilangkenceng dan Desa Bandungan Saradan, Rabu, 6/09/2023.

Kegiatan BST Selain untuk menyerap aspirasi masyarakat, dalam BST ini, Bupati Madiun Ahmad Dawami, Wakil Bupati Hari Wuryanto dan istri juga memberikan bantuan sosial kepada kelompok dhuafa, rehab musala, bantuan untuk UMKM, pemberian piagam apresiasi terhadap desa dan lembaga desa, pelayanan kesehatan, pelayanan administrasi serta perizinan.



Saat di Desa Krebet, Bupati meresmikan kantor pelayanan Desa, sedangkan di Desa Bandungan, Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Madiun melakukan penanaman bawang merah.

Keterangan Foto : Bupati Madiun (kiri) foto bersama warga dan Wakil Bupati Madiun (kanan berkaos putih) Foto : Puguh/seblang.com

Kemudian pucuk pimpinan Kabupaten Madiun ini menuju situs (punden) Desa Bandungan. Di tempat yang dikeramatkan ini terdapat makam tokoh masyarakat yang konon dulu yang membabat alas Desa Bandungan.

“Meski secara geografis letak Desa Bandungan berada di ujung paling Timur berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk, namun Pemkab Madiun tidak lepas untuk memperhatikan desa ini (Bandungan). Buktinya, berkat kekompakan dari pemerintah daerah, desa, kader PKK, Posyandu dan warga setempat angka stunting di desa ini sangat terkendali,” ungkap Bupati.

Selain itu, Desa Bandungan juga memiliki potensi bawang merah, dan potensi tersebut sudah dijual ke beberapa daerah di Jawa Timur hingga Jawa Tengah. Maka itu, Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini ingin potensi bawang ini dapat ditingkatkan, bahkan dirinya minta kepada masyarakat agar menjual bawang merah ini di arena Paralayang di Desa Klangon.

“Masayarakat petani bawang yang ada di Desa Bandungan bisa menjual hasil bertaninya di sebuah wisata baru yang ada diujung utara Kabupaten Madiun, yakni Desa Klangon. Disana ada wisata Paralayang bapak ibu bisa membawa hasil panennya disana,” tambah Kaji Mbing.

Tak lupa, Bupati Madiun juga berpesan kepada masyarakat Desa Bandungan agar senatiasa menjaga kerukunan. Selain itu ia juga memberikan perhatian kepada guru dan pemuda dengan menyerahkan peralatan olahraga, dengan harapan mereka tidak merasa sendirian.

Dalam BST ini, Bupati, Wakil Bupati dan rombongan disambut penampilan drumband Gita Bahana Persada dari SDN 2 Bandungan, Senam Kampung Pesilat dan Tari Gambyong. Meski di perbatasan, kegiatan BST di desa penghasil bawang ini cukup meriah.(ADV)

iklan warung gazebo