Banyuwangi, seblang.com – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi secara bertahap berupaya menuntaskan pencairan dana hibah pembinaan olahraga tahun 2023. Salah satunya dengan menghadirkan jajaran pengurus cabang olahraga (cabor) Muaythai, di kantor KONI Banyuwangi pada Sabtu ( 6 /05/2023)
Muaythai merupakan salah satu cabor di bawah naungan KONI yang terkendala menerima anggaran hibah daerah dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui KONI pada tahun anggaran 2023 ini.
Menurut Wakil ketua III yang membidangi anggaran dan sarpras pada KONI Banyuwangi KGs Abd Sakur, agenda pemanggilan pengurus cabor dilakukan untuk memberikan solusi agar kekurangan persyaratan administrasi yang menjadi kendala penerimaan anggaran segera tertangani. Sehingga dana pembinaan untuk olahraga asal Thailand tersebut dapat segera dicairkan.
Dia menuturkan setiap cabor yang akan menerima dana APBD Banyuwangi harus melengkapi beberapa persyaratan yang ditentukan, salah satunya surat keputusan atau SK cabor dari pengurus provinsi (Pengprov) Muaythai Jawa Timur (Jatim) yang asli dan berstempel basah.
“Selain itu berdasarkan aturan, dalam SK tersebut juga dilengkapi dengan rekomendasi dari Ketua KONI Banyuwangi,” jelas pria berambut perak tersebut.
Sehingga ketika dana hibah dari Pemkab Banyuwangi tersebut telah ditransfer ke rekening cabor tidak mengakibatkan adanya persoalan hukum di kemudian hari.
Sementara Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab)Â Muaythai Banyuwangi Ahmad Khairullah mengatakan, SK yang diberikan oleh Pengprov Jatim sudah disetorkan kepada KONI Banyuwangi berupa pdf.
Namun saat pencairan dana hibah untuk pembinaan KONI belum mentransfer anggaran ke rekening cabornya. Pihaknya belum mengetahui kalau SK yang berbentuk PDF menjadi kendala
Mantan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kabupaten Banyuwangi itu menuturkan pihaknya siap mengikuti aturan ketentuan dan arahan dari KONI untuk melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.
“Seusai dengan ploting dana yang ditetapkan untuk cabor Muaythai pada tahun ini mendapatkan alokasi dana sebesar  Rp.70 juta,” jelas Khairullah./////