Hasil Lab Keluar, 17 Sampel Kasus Covid-19 di Banyuwangi Dinyatakan Probable Omicron

by -526 Views
Writer: Febri Wiantono
Editor: Herry W. Sulaksono
Plt Kepala Dinas Banyuwangi, Amir Hidayat

Banyuwangi, seblang.com – Hasil sementara 20 sampel kasus Covid-19 yang diuji di laboratorium Surabaya, 17 di antaranya dinyatakan probable atau diduga terinfeksi Omicron dari hasil pengujian dengan metode S-gene Target Failure (SGTF).

Plt Kepala Dinas Banyuwangi, Amir Hidayat mengatakan dari 20 sampel itu 85 persen serta 17 sampel menunjukkan probable Omicron dari hasil uji SGTF yang sudah keluar.



“Meski SGTF menunjukkan probable Omicron, hasil tersebut belum dapat dikatakan terpapar virus yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan ini,” ungkapnya, saat dikonfirmasi, Senin(14/01/2022).

Menurutnya, hal ini masih tinggal satu pemeriksaan lagi setelah SGTF, yakni pengujian lanjutan dengan metode Whole Genome Sequencing (WGS).

“Untuk menentukan Omicron atau tidak, masih ada satu tahap lagi uji WGS. Hasilnya belum keluar,” pungkasnya.

Sedangkan, kasus Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi mengalami peningkatan, terhitung per 13 Januari 2022, kasus aktif bertambah 162 orang dan totalnya capai 947 kasus.

Sementara, Beberapa pasien Covid-19 diantaranya dirawat di RSUD Blambangan sebanyak 16 orang dan RSUD Genteng satu orang.

“Sebagian besar tanpa gejala sehingga cukup isolasi mandiri (isoman), namun ada beberapa yang kami arahkan untuk isolasi terpadu di Wisma Atlet,” jelasnya.

Amir menambahkan, agar masyarakat selalu waspada, menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, guna mengantisipasi Covid-19 varian Omicron.

“Ayo hidup sehat, lawan omicron dengan pengetatan prokes dan vaksinasi,” ajaknya.

Pihaknya menghimbau, kepada masyarakat yang belum bahkan sudah mendapat vaksinasi sebanyak dua dosis agar mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat, jika sudah lengkap di wajibkan untuk kembali mendapatkan suntikan vaksin booster (dosis ketiga).//

iklan warung gazebo