Pedagang Korban Kebakaran Pasar Galekan Menunggu Bantuan Sosial

by -714 Views
Writer: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
Bupati Banyuwangi saat melakukan dialog dengan pedagang korban kebakaran Pasar Galekan Kecamatan (ist)

Banyuwangi, seblang.com – Untuk bantuan sosial bagi pedagang yang menjadi korban musibah kebakaran Pasar Galekan Desa Bajulmati Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi Jawa Timur, kewenangan ada di Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Henik Setyorini, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi kepada wartawan media ini melalui sambungan WhatsApp (WA) pada Rabu (19/01/2022).



“Kami bantu tenaga dengan melibatkan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) untuk pembersihan lokasi kebakaran bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Banyuwangi,” jelas Henik.

Sementara Mujito, Sekretaris BPBD Banyuwangi mengungkapkan dalam menangani musibah kebakaran pasar Galekan pihaknya menggelar rapat koordinasi penanganan pasca kebakaran pasar yang merupakan aset desa Bajulmati.

Menurut dia hasil keputusan rapat  lain; Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Banyuwangi bertanggung jawab untuk pembersihan lokasi bersama dengan Tagana Dinas Sosial.

Kemudian Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banyuwangi bertugas melakukan koordinasi dengan pemerintah desa sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi)-nya.

“Untuk bantuan kepada para pedagang yang bisa masuk adalah bantuan sosial (Bansos) yang ada di Dinas Sosial. Karena musibah kebakaran bukan kedaruratan bencana. BPBD Banyuwangi hanya bersifat mengkoordinasi penanganan pasca musibah kebakaran,” jelas Mujito.

Sedangkan para pedagang yang berhak mendapatkan bantuan sosial datanya masih menunggu dari pihak pemerintah desa Bajulmati yang lebih mengetahui kondisi riil yang ada di lapangan, imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan merasa prihatin terhadap nasib para pedagang yang menjadi korban pasca musibah kebakaran Pasar Galekan Desa Bajulmati Kecamatan Wongsorejo Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk memberikan bantuan kepada para pedagang korban kebakaran pasar tersebut.

Menurut Hj. Siti Mafrochatin Ni’mah , Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi , musibah kebakaran Pasar Galekan Senin beberapa hari ini telah menghanguskan sekitar 160 bangunan toko dan lapak para pedagang. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut namun kerugian yang harus dialami pedagang nilainya mencapai sekitar Rp. 33 miliar.

” Musibah kebakaran Pasar Galekan ini masuk kategori bencana sehingga wajib ada perhatian dari pemerintah daerah. Nilai kerugian materi yang dialami pedagang cukup besar, apalagi sebagian besar pedagang menuturkan modal mereka dari pinjaman Bank, ” jelas Hj. Ni’mah kepada sejumlah wartawan di gedung DPRD Banyuwangi pada Rabu (19/01/ 2022).

iklan warung gazebo