Situbondo, seblang.com – Dewan Kesenian Situbondo (DKS ) memberikan apresiasi bergengsi yakni penghargaan kepada seniman Situbondo, Lomba Cipta Lagu Situbondo-an, serta Launching Buku Ensklopedia Cagar Budaya Kabupaten Situbondo yang bertempat di Pendopo Kabupaten Situbondo, Selasa ( 18/1/2022 ).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Situbondo Karna Suswandi beserta Wakil Bupati Situbondo, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pendidikan beserta beserta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan bahwa seni budaya merupakan bidang yang harus ditekuni dengan serius, tidak bisa main-main dalam pengembangannya.
“Selain akses dan sarana prasarana, juga harus ada atraksi. Di sinilah peran teman teman dewan kesenian untuk menunjukkan kreatifitas, memberikan suguhan yang memukau, karena sebagus apapun sarana prasarananya tanpa ada atraksi tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.” Ungkapnya.
Bupati Situbondo juga menambahkan bahwa segala bentuk seni dan budaya di kabupaten situbondo menjadi salah satu tanggung jawab Dewan Kesenian Situbondo agar Situbondo bukan hanya terkenal akan keindahannya namun juga keseniannya.
“Diharapkan kedepan orang yang datang ke situbondo, tidak hanya datang melihat keindahan alamnya tapi juga rindu kesenian khas situbondo.” Ujarnya.
Sementara itu menurut Ketua DKS, Edy Supriyono saat ditemui sejumlah awak media mengatakan bahwa, pihaknya sangat berterima kasih kepada para seniman dan para pencipta lagu di Situbondo,
“Penghargaan Ini sekaligus sebagai ucapan terima kasih dari pemerintah atas dedikasi mereka. Ke depan diharapkan mereka bisa lebih bersemangat dalam berkarya,” ujarnya.
Sebagai informasi dalam Penghargaan Seniman ini diberikan apresiasi secara khusus kepada Alm. Badik S, Agus Rajana dan Hariyomo. Mereka selama ini telah berkontribusi nyata dalam dunia seni dan budaya di Kabupaten Situbondo dan Launching Buku Ensklopedia Cagar Budaya yang merupakan buku kedua yang diterbitkan oleh Dewan Kesenian Situbondo.
“Buku ini diharapkan akan menjadi salah satu sumber literatur bagi masyarakat Situbondo agar bisa mengetahui, memahami, mencintai dan melestarikan budaya warisan leluhurnya,” tutup Edy Supriyono. //