Gelar Gerakan LDII Tanam Pohon Cara  DPP LDII Lestarikan Sumber Kehidupan dan Penghidupan Uma

by -750 Views
Writer: Nurhadi/rilis
Editor: Herry W. Sulaksono
LDII dalam webinar (ist)

Jakarta, seblang.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar “Gerakan LDII Tanam Pohon & Webinar” bertema “Pohon sebagai Sumber Kehidupan dan Penghidupan”di Ponpes Minhaajurrosyidin Jakarta pada Minggu,(12/12/2021)

Dalam kegiatan tersebut DPP LDII bekerja sama dengan Ponpes Minhaajurrosyidin, STAIMI (Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurrosyidiin), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, MUI (Majelis Ulama Indonesia) DKI Jakarta  Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan, Institut Pertanian Bogor, dan Yayasan Inspirasi Keluarga KeSEMaT (IKAMaT).



Karena dalam suasana Covid 19 Acara dilaksanakan secara Hibryd, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin secara luring dan diikuti secara daring oleh pengurus DPP, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII se-Indonesia. Hadir pula Ketua Umum MUI DKI Jakarta KH.Munahar Muhtar.

Selain itu juga diikuti oleh Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM), santri serta pelajar dari pondok pesantren dan sekolah binaan LDII serta para pemerhati lingkungan..

Teddy Suratmadji Ketua DPP LDII Bidang Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) yang mewakili Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso mengatakan, pada tahun 2018, data dari lingkungan hidup terdapat 14 juta lebih hektar hutan dan lahan kritis yang bila tidak direboisasi, akan musnah. Akibat hutan yang gundul, timbul bencana yang  didominasi oleh banjir dan longsor sebesar 40 persen.

Musibah yang terjadi salahsatu penyebabnya akibat banyaknya permukaan tanah yang terbuka, dan pada saat  hujan lebat menyebabkan air dominan lari ke sungai. “Jika sungai tidak mampu menampung maka terjadilah banjir dan longsor,” ungkap Teddy.

“Oleh karena itu kegiatan penanaman pohon akan dapat sangat membantu upaya Pemprov DKI dalam mengurangi bencana banjir dan longsor. Kiprah LDII dalam Go Green sudah dimulai sejak tahun 2008, yang waktu itu dicetuskan di Jawa Timur bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Timur,” jelas Teddy.

Dia  menuturkan, LDII sebagai organisasi masyarakat keagamaan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan serta keselamatan generasi yang akan datang, sangat mendukung dan berkontribusi melalui “Gerakan LDII Tanam Pohon 2021”.

Gerakan tersebut  telah diluncurkan pada 28 November 2021 lalu, dilanjutkan dengan mengajak seluruh warga LDII dan masyarakat umum untuk melakukan aksi penanaman pohon selama bulan Desember 2021.

Program yang yang dilaksanakan sebagai bentuk dukungan bulan menanam nasional, yang diadakan LDII di Yogyakarta, Riau, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan sekarang di DKI Jakarta.

Selain melakukan penanaman pohon perdana, dalam waktu yang bersamaan  panitia juga menggelar webinar dengan tema yang sama dan mendatangkan narasumber pakar dari IPB, Yayasan IKAMaT dan DPP LDII.

Sebagai sumber kehidupan, pohon penghasil oksigen, penyerap karbon dioksida dan penyimpan air tanah. Pepohonan dapat juga memberikan nilai tambah ekonomi melalui hasil panen yang didapat dalam bentuk buah-buahan dan produk lainnya.

Teddy menyampaikan LDII ingin membantu masyarakat dan pemerintah dalam usaha mengkonversi buah-buahan langka dari Betawi yang saat ini mulai sulit ditemukan. Pohon-pohon langka tersebut antara lain; pohon bisbul, pohon menteng, dan lain-lain.

Pada waktu yang sama pohon-pohon langka tersebut akan ditanam bersama, dipelihara sampai berbuah hingga menjadi sumber penghidupan bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.

Teddy juga menyitir sebuah hadits dari Anas bin Malik, “Tidaklah seorang muslim menanam pohon, tanaman, kemudian tanaman tersebut dimakan oleh burung, manusia, atau binatang, melainkan menjadi shodaqoh baginya. Harapannya,  aksi tanam pohon ini juga dapat menjadi amal jariyah selama pohon itu tumbuh, berbuah dan dimakan,” imbuhnya. //

iklan warung gazebo