Dua Napi yang Kabur dari Lapas Banyuwangi Ditangkap di Pasuruan

by -299 Views
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menanyai napi yang kabur
Girl in a jacket

Banyuwangi, seblang.com – Akhirnya, dua narapidana yang kabur dari Lapas Kelas II A Banyuwangi pada Selasa (27/10/2020) dinihari kemarin, berhasil ditangkap. Polisi sempat menghadiahi Taufik Hidayat (22), dan Hadi Trisno Wijoyo (42) dengan timah panas yang menembus dua kakinya.

Hadi, yang terlibat kasus Narkoba itu mengaku nekat kabur, setelah mendengar istrinya nikah lagi di Pasuruan. Sedangkan Taufik, narapidana kasus curanmor itu, didorong rasa rindu kepada anaknya, dan meminta mantan istrinya untuk menjaganya dengan baik.

iklan aston

“Niat untuk kabur ternyata sudah direncanakan ketika berduanya bersenda gurau di sel tahanannya. Niat itupun, juga pernah disampaikan Hadi ke saudaranya yang menjenguknya lewat Facebooknya,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin SIK saat Pres Conference di halaman Mapolresta Banyuwangi, Jumat (30/10/2020).

Dari pengakuan keduanya, mereka kabur setelah melihat pintu selnya terbuka, Selasa (27/10/2020) dinihari. Merekapun membaca “Bismillah”, agar pelarianya diberi kemudahan.

“Saya hanya baca Bismillah sebelum kabur,” kata Hadi saat ditanya Kombes Pol Arman.

Kemudian keduanya keluar dari sel tahanan, lalu naik dan meloncat pagar. Selanjutnya, mereka melarikan diri ke utara dan bersembunyi di sebuah gubuk, daerah persawahan, barat stasiun Ketapang, hingga menunggu waktu malam.

Setelah malam tiba, Hadi dan Taufik pergi ke LCM pelabuhan penyeberangan Ketapang Banyuwangi untuk menyelinap ke truk tujuan pantura tanpa sepengetahuan sopir. Sesampainya di Pasuruan, merekapun langsung menuju ke rumah teman Hadi.

Mengetahui warga binaannya kabur, lapas Banyuwangi yang tak lama naik kelas menjadi II A itu, minta bantuan Polresta Banyuwangi untuk memburu keduanya.

“Keduanya ditangkap di rumah temannya Hadi, Dusun Kemiri, Desa Pakurejo, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan,” ungkap Arman.

Diduga, lanjut Arman, mereka usai mengkonsumsi narkoba, karena saat penangkapan ditemukan bong alat hisapnya. Merekapun, juga berusaha kabur dan melakukan perlawanan saat dilakukan penyergapan.

“Sehingga kita terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur,” pungkasnya.

Usai konferensi pers, Taufik dan Hadi itupun langsung dijemput petugas lapas Banyuwangi. Sanksi beratpun menanti keduanya.

Wartawan : Teguh Prayitno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.