Pasar Wisata Kuliner Ditutup,  Pelaku Usaha Kuliner Mengeluh

by -263 Views
Foto: M. Yanuarto Bramuda, Kadisbudpar Banyuwangi
Girl in a jacket

Banyuwangi, seblang.com – Penutupan sementara pasar wisata kuliner selama dua pekan yang terhitung mulai tanggal 1 – 15 September 2020 yang tertuang dalam surat edaran dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi menjadi polemik dan perdebatan dikalangan pelaku usaha pasar wisata kuliner.

Munculnya perdebatan ini berawal dari adanya surat edaran dari Dusbudpar Kabupaten Banyuwangi untuk menutup sementara kegiatan jual beli di pasar wisata kuliner yang ada di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

iklan aston

Pihak Disbudpar beralasan ditakutkan akan munculnya kluster baru perkembangan penyebaran covid 19 di pemukiman warga sekitar yang wilayahnya berdekatan dengan pasar kuliner.

Atas penutupan sementara tersebut kalangan para pelaku usaha pasar wisata kuliner merasa kecewa di karenakan kegiatan jualan di pasar wisata kuliner itu sebagai salah satu mata pencaharian ekonomi untuk menopang  kebutuhan utama ekonomi keluarga.

Saat di konfirmasi di kantornya (7/9/2020) kepala Disbudpar Banyuwangi M.Yanuarto Bramuda menjelaskan bahwa ia memberikan surat edaran itu berdasarkan usulan warga sekitar dikarenakan banyak santri yang kembali  ke pondok sehingga warga sendiri was was akan ada penyebaran virus corona pada keluarganya.

“Kami sebagai yang menaungi serba salah karena kalau di wilayah satu ditutup tapi wilayah yang lain tetap buka maka pihak dinas kembali dipertanyakan. Untuk itu kami bahas di grup whastapp sekumpulan pelaku usaha pasar wisata kuliner bahwa untuk menyamaratakan dan sebagai antisipasi penyebaran virus maka semua harus ditutup,” terang Bram panggilan akrab Kadisbudpar Banyuwangi.

Lebih lanjut Bram mengatakan perlu diketahui bahwa penutupan ini hanya sementara dan melihat perkembangan nantinya selama masa inkubasi sebagai kewaspadaan terhadap penularan dan penyebaran covid 19.

“Awal kita tutup 4 titik pasar wisata kuliner di antaranya pasar kuliner desa Kemiren, Paspan, Olesari, dan kuliner Arabian di lingkungan kampung Arab Kelurahan Lateng yang juga kami tutup sementara.Apa bila kondisi pademi di wilayah masing masing sudah beranjak normal,maka pasar wisata kuliner ini akan kami buka kembali,” imbuhnya. (gda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.