Komitmen Direktur Utama Holding Perkebunan: Berantas KKN dan Pungli Serta Peningkatan SDM PT Perkebunan Nusantara I – XIV

by -288 Views
Foto : Muhammad Abdul Ghan i(Direktur Utama Holding Perkebunan)
Girl in a jacket

Banyuwangi, seblang.com – Dalam melaksanakan operasional Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara  serta team direksi,terus menggulirkan budaya kerja bersih agar menjadi perilaku semua elemen PTPN. Beberapa di antaranya adalah memberantas praktik KKN dan pungutan liar (pungli),serta perbaikan SDM yang Tangguh Serta Ber-Ahlak.

“Ini komitmen semua direksi untuk membudayakan kerja yang bersih di PT Perkebunan Nusantara. Sehingga tidak ada praktik KKN dan pungli dalam operasional PTPN ,” ujar Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara, Muhammad Abdul Ghani.

iklan aston

Abdul Ghani mengatakan, praktik KKN  dan pungli dapat mencoreng nama baik PTPN. Oleh karena itu,kami memperbaiki SDM yang bertujuan setiap karyawan PTPN mempunyai mental Baik Serta Tertanam Ahlak Yang Baik.

“Kami Sebagai Putra Putri Pensiunan Karyawan Perkebunan PTPN XII,Apresiasi Kepada Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara Yang Sangat Cooperatif dalam berkomunikasi kepada siapapun,Baik Lembaga Masyarakat Serta Pemerhati Perkebunan,”  katanya.

Ia juga menyampaikan “PT Perkebunan Nusantara Dalam Kondisi Pemulihan Untuk Lebih baik,tentu PTPN butuh Sinergitas atau dukungan masyarakat serta semua pihak dalam terciptanya VISI MISI PTPN ”,Ujar Abdul Ghani

Menurut Ghani, KKN dan pungli dapat mencoreng nama baik PTPN . Oleh karena itu, pihaknya menerapkan transparansi dalam operasional. “Kalaupun terjadi, itu adalah oknum. Kami menerapkan transparansi di dalam semua operasional serta sinergi dengan lembaga negara bidang pemberantasan KKN,” ujar beliau.

Terkait pencegahan KKN dan pungli ini, pihaknya telah memiliki unit yang membidangi hal itu. Keberadaan unit ini, diharapkan akan mampu mencegah terjadinya praktik KKN dan pungli. “Kami harapkan, semua pegawai yang menerima sesuatu untuk segera melaporkan ke unit pengendalian gratifikasi ini,” ujarnya.

Unit Pengendalian Gratifikasi milik Holding Perkebunan Nusantara menjadi tempat dan wadah bagi para pegawai serta pengurus untuk melaporkan segala bentuk gratifikasi berkaitan. Upaya ini dilakukan agar menjaga integritas dan budaya kerja.

Ghani sebagai pimpinan pun ikut memberi perhatian serius dalam pencegahan dan pemberantasan tindakan KKN dan pungli. Beliau menegaskan, dia harus menjadi role model bagi seluruh elemen kepegawaian di PTPN.

Maka dari itu, Ghani pun mengajak semua elemen dan stakeholder di PT Perkebunan Nusantara mulai dari komisaris, direksi, pimpinan divisi, pimpinan wilayah, hingga pegawai untuk berkomitmen tidak melakukan KKN serta pungli dengan menjalankan budaya kerja yang bersih.

“Semua elemen dan stakeholder harus berkomitmen dalam menerapkan budaya kerja bersih dan antipraktik KKN serta pungli ini,” tutupnya. (ari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.