Kantor Balai Taman Nasional Meru Betiri di Kecamatan Pesanggaran Dirusak Massa

by -961 Views
Girl in a jacket

Banyuwangi, Seblang.com – Kantor Balai Taman Nasional Meru Betiri, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran Rabu (13/05) sekitar pukul 14.30 wib digeruduk ratusan massa.

Kedatangan massa tersebut meminta pertangungjawaban kepada pihak Balai Taman Nasional Meru Betiri atas meninggalnya Semianto warga Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran.

iklan aston

Pria berumur 55 tahun itu ditemukan meninggal hanyut di sungai setelah melarikan diri saat digrebeg pelindung alam (PA) ketika mencari burung di Taman Nasional Meru Betiri.

Massa yang mayoritas adalah warga desa Sarongan dan Kandangan tersebut secara spontan marah dan merusak kantor Balai Taman Nasional Meru Betiri.

Sejumlah fasilitas kantor seperti kaca, kendaraan Dinas jenis Mitsubishi Strada Triton, 5 motor dinas Trail jenis Kawasaki KLX rusak bagian lampu dan tangki akibat dirobohkan oleh massa.

Informasi yang berhasil dihimpun Seblang.com kejadian tersebut bermula saat Semianto dan Rendi (21) anaknya Senin (11/05) sekitar pukul 19.00  wib sedang mencari burung di area Sukamade dan digrebek oleh petugas Pelindung Alam (PA).

Rendi berhasil ditangkap oleh petugas PA sementara bapaknya Semianto berhasil lolos melarikan diri. Selanjutnya, sekitar pukul 23.00 wib pihak PA menyerahkan Rendy ke Polsek Pesanggaran atas tuduhan pencurian burung.

Berselang dua hari, pada hari Rabu (13/05) sekitar pukul 10.00 WIB, warga Dusun Sukamade, Desa Sarongan menemukan jenazah Semianto di sungai dengan kondisi telungkup.

Kemudian kabar penemuan jasad semianto itu diinformasikan ke pihak warga yang ada di Sarongan. Tak lama kemudian sekitar pukul 11.00 Wib pihak keluarga korban dan warga berangkat menuju lokasi penemuan jenazah di area sungai Sukamade.

Mengetahui penemuan jenazah Semianto karena dampak dari penangkapan pihak PA, maka warga spontan berdatangan dan berkumpul di depan kantor Pelindung Alam Balai Taman Nasional Meru Betiri untuk meminta pertangungjawaban pihak Balai Taman Nasional Meru Betiri.

Kemudian terjadilah pengerusakan fasilitas kantor dan akhirnya dapat dihentikan pihak Kepolisian dan Koramil.

Kapolres Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syaifudin, Sik saat dikonfirmasi Seblang.com membenarkan kejadian tersebut.

“Iya mas, saat ini kita sedang melakukan proses penyelidikan kejadian tersebut,” Kata Arman. (win/guh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.