Banyuwangi Koreksi Target Jumlah Kunjungan Wisatawan

by -211 Views
Girl in a jacket

Foto: M Yanuarto Bramuda, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi akan melakukan melakukan evaluasi dan koreksi atas target jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi dengan adanya musibah penyebaran Coronavirus Disease 2019 atau Covid 19 yang telah menjadi pandemi dunia.

iklan aston

Menurut M Yanuarto Bramuda, Kepala Dinas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi pihaknya akan evaluasi dan kajian ulang terkait program kepariwisataan Banyuwangi.”Prioritas kami saat ini bukan bagaimana orang datang tapi prioritas kami adalah penyelamatan orang jadi fokus pada program penyelamatan sambil melaksanakan evaluasi kondisi destinasi wisata yang ada,”ujarnya, Rabu (15/4).

Bram menuturkan selain melakukan program pembinaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga terus menyamakan persepsi dengan pengelola destinasi wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk melakukan perbaikan siapa tahu nanti pada saat libur Hari Raya apabila kondisi sudah membaik Banyuwangi sudah siap menerima wisatawan  yang datang dan berkunjung ke destinasi wisata yang ada di wilayah Banyuwangi.” Artinya saat ini pemerintah memang betul betul fokus pada penyelamatan orang bukan bagaimana target untuk mendatangkan orang,” imbuh Bram.

Selanjutnya terkait target kunjungan wisatawan asing ke Banyuwangi sepuluh ribu orang. Sedangkan target wisatawan domestik 5,5 juta orang.”Artinya tentu ada koreksi karena ini kan masalah dunia, kami tahu dan menyadari bahwa sehebat apa pun promosi Banyuwangi kalau kondisi seperti ini ya otomatis terdampak semuanya,”paparnya.

Bagaimana dengan program Banyuwangi Festival (B- Fest), pemerintah tentu akan mengkaji ulang. Yang jelas sampai bulan Mei, Banyuwangi sudah memutuskan menutup (hole) program B Fest tiga bulan Maret April dan Mei untuk kegiatan Banyuwangi Festival (Be Fest) sementara di hole untuk tidak dilaksanakan karena itu mengundang banyak orang dan termasuk sebagai bentuk empati kepada dunia yang tengah berduka dengan adanya pandemi wabah Covid 19, lanjut Bram.

Apakah ada rencana meniadakan seluruh gelaran B Fest tahun 2020 ? Bram menegaskan pihaknya melihat dan mempertimbangkan situasi kondisi yang ada.”Kami akan melihat perkembangan situasi dan kondisinya makanya tadi beberapa karena melihat  pemerintah pusat sudah menetapkan masa tanggap darurat sampai tanggal 29 Mei 2020 Banyuwangi akan mematuhi dan mengikuti himbauan dari pemerintah pusat,” ujar Bram mengakhiri wawancara. (nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.