Kolonel Ckm Dr. Sidho Hantoko : Kita Jadi Pahlawan Dengan Dirumah Saja

by -2270 Views
Girl in a jacket

Seblang.com –  Masih banyak masyarakat yang kurang menyadari bahwa mereka sebenarnya menjadi sasaran serangan virus Corona atau yang dikenal Covid 19.

Menurut Kolonel Ckm Dr. Sidho Hantoko, SpB(K)Onk, sesungguhnya masyarakat Indonesia dan dunia saat ini tengah bertempur dengan Covid 19 bukan tenaga medis.

iklan aston

“Sering kita dengar pendapat para ahli bahwa tenaga medislah garda terdepan dalam perang melawan Covid-19 saat ini. Namun pendapat tersebut salah,”kata Sidho Hantoko kepada seblang.com, Sabtu (28/3).

Dokter yang berdinas di RST Soepraoen Malang itu menuturkan, tanpa mengurangi rasa hormatnya kepada para tenaga medis yang telah berjuang dan berkorban jiwa-raga dengan ikhlas melawan virus asal Wuhan China ini.

Namun, realitas dilapangan tenaga medis posisinya justru hanya berdiri digaris belakang pertempuran dalam upaya membantu merawat warga yang terpapar Covid 19 dan dinyatakan positif terjangkit Corona.

“Dengan istilah lain masyarakat terluka dan mengalami kekalahan dalam pertempuran di medan perang dan tenaga medis yang mengobatinya,” jelasnya.

Bagi Perwira yang dikenal santun itu, para tenaga medis memiliki kecerdasan dan kesadaran penuh dimana posisi mereka, sehingga akan berupaya melindungi diri dengan Alat Perlindungan Diri (APD) sebagai perisai atau tameng yang telah tersedia dari serangan virus Corona.

“Tapi Bagaimana dengan warga Masyarakat?,”ujar Dokter yang merupakan Alumni SMP Negeri 1 Ponorogo itu.

“Sebagian masyarakat masih banyak berkeliaran bebas diluar, dijalanan, dimedan luas pertempuran, bahkan tanpa pelindung. Kalau tidak hati-hati maka bersiaplah untuk masuk “killing ground” medan pertempuran ini,”imbuhnya.

Sampai saat ini, kata Sidho, tampaknya sebagian warga masih belum menyadari bahwa mereka lah yang sedang diincar oleh Covid-19.

“Covid-19 tidak akan memilih lawan dan siapapun Anda memiliki potensi bisa menjadi sasaran berikutnya,”jelasnya.

Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat untuk sementara “Dirumah Saja” atau” Stay At Home” menjauhi serangan Covid-19 yang mengincar, dengan menghindari medan pertempuran, jika masih ingin menikmati masa depan yang indah bersama keluarga tercinta.

“Dengan di rumah saja atau “Stay At Home” Kita adalah Pahlawan untuk keluarga,  bangsa dan negara Indonesia tercinta ini,”pungkasnya. (nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.